Larangan Penjemuran Pala di Area Terbuka untuk Menjaga Kualitas Pala Tomandin

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 00:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8.3/752/BWP/2024 Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati menekankan agar pedagang pengepul agar tidak menjemur pala di tempat yang tidak memenuhi standar kebersihan.

Melalui edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8.3/752/BWP/2024 Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati menekankan agar pedagang pengepul agar tidak menjemur pala di tempat yang tidak memenuhi standar kebersihan.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Inspeksi yang dilakukan terhadap pedagang pengepul pala Senin (24/2/2025) oleh Dinas Perkebunan bersama Pemerintah Distrik Fakfak Barat sekaligus mengingatkan pedagang pengepul agar tidak menjemur pala di tempat yang tidak memenuhi standar kebersihan, seperti di pinggir jalan, trotoar, atau area yang rentan terpapar debu dan polusi. Proses pengeringan yang tidak sesuai standar dapat merusak mutu pala dan menurunkan harga jualnya.

Aturan ini merujuk pada Edaran Bupati Fakfak Nomor 500.8.3/752/BWP/2024 tentang Prosedur Pembelian dan Pengolahan Hasil Usaha Pala sebagai komoditas unggulan daerah. Dalam edaran tersebut, ditegaskan bahwa pedagang wajib memastikan pala yang dibeli sudah matang serta menjalani proses pengolahan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Inspeksi Pedagang Pengepul Pala

Tim Pengendali Komoditas Pala Dinas Perkebunan Fakfak akan terus melakukan pengawasan dan sosialisasi di berbagai wilayah distrik dan kampung untuk memastikan tidak ada aktivitas pemetikan pala muda. Sebagai langkah lebih lanjut, edaran bupati juga akan ditempel di setiap tempat pembelian guna mengingatkan pedagang mengenai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Dukung Pekebun Fakfak, Kemitraan Strategis Dinas Perkebunan Fakfak dan PT. Rimbun Sawit Papua Salurkan 500 Kg Pupuk

“Jika ada oknum yang tetap melakukan pembelian pala muda atau ada tekanan terhadap petani untuk menjual lebih awal, kami meminta masyarakat segera melapor kepada pihak distrik terdekat atau Dinas Perkebunan Fakfak. Kami siap memberikan perlindungan bagi petani dan pedagang yang ingin menjalankan usaha dengan jujur dan sesuai aturan,” tegas Widhi Asmoro Jati.

Baca Juga :  Dalam 5 Bulan, Retribusi Pala Fakfak Sumbang Rp282 Juta ke Kas Daerah

Diharapkan dengan adanya langkah pengawasan ini, kualitas dan keamanan Pala Tomandin tetap terjaga, sehingga kesejahteraan petani dan pelaku usaha pala di Fakfak dapat terus meningkat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru