Bapenda Fakfak Gencarkan Sosialisasi Pajak dan Retribusi Daerah di 17 Distrik: Dorong Peningkatan PAD dan Kepatuhan Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Juni 2025 - 00:26 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Pembukuan Penerimaan Bapenda Fakfak Egenius Wagab, SE,. MM, melaksanakan sosialisasi implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah ke beberapa Distrik.

Kepala Seksi Pembukuan Penerimaan Bapenda Fakfak Egenius Wagab, SE,. MM, melaksanakan sosialisasi implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah ke beberapa Distrik.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Fakfak terus menggalakkan sosialisasi pajak daerah dan retribusi daerah secara bertahap di 17 distrik. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, memperluas partisipasi, dan membangun komunikasi dua arah demi mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut, Egenius Wagab, SE.,MM, yang menjabat sebagai Kepala Seksi Pembukuan Penerimaan Bapenda Fakfak, menjelaskan bahwa sosialisasi ini mengacu pada implementasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Pajak dan Retribusi Daerah.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat, khususnya para wajib pajak dan pelaku usaha, memahami ketentuan yang berlaku dan secara sukarela memenuhi kewajibannya demi mendukung pembangunan daerah,” ujar Egenius Wagab saat ditemui di sela-sela kegiatan sosialisasi.

Baca Juga :  Disbun Fakfak bersama BMKG perkuat pekebun pala Tomandin dengan strategi adaptasi perubahan iklim untuk menjaga produktivitas

Ia menambahkan, sosialisasi ini tak hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga menjadi ruang interaksi langsung untuk mendengar aspirasi, menjawab pertanyaan, serta memberikan contoh nyata pelaksanaan kebijakan secara transparan.

“Contoh baik sudah ditunjukkan oleh Dinas Perkebunan yang berhasil mendorong kesadaran pelaku usaha pala dalam membayar retribusi secara tertib, tepat waktu, dan sesuai aturan. Ini menjadi bukti bahwa edukasi dan komunikasi efektif mampu membentuk budaya taat pajak,” jelasnya.

Baca Juga : Percepat Legalitas, BPOM dan Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Minyak Kayu Putih Bomberay Tembus Pasar Nasional

Bapenda juga mengedepankan testimoni dan praktik baik sebagai metode pendekatan yang lebih humanis. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mencegah potensi resistensi atau konflik akibat ketidaktahuan masyarakat terhadap kebijakan fiskal.

Baca Juga :  Dukung SD Inpres 1 Wagom dalam Lomba Adiwiyata, Dinas Perkebunan Fakfak Gelar Penanaman Tanaman Perkebunan di lingkungan sekolah

“Harapan kami, melalui sosialisasi ini, ada dampak nyata berupa peningkatan penerimaan pajak dan retribusi daerah. Ini penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan, memperkuat kemandirian fiskal daerah, dan menciptakan pelayanan publik yang semakin baik,” pungkas Egenius Wagab.

Kegiatan ini dijadwalkan terus berlanjut di berbagai distrik selama tahun 2025, dengan pendekatan edukatif yang menyesuaikan konteks dan karakteristik masyarakat lokal di masing-masing wilayah. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru