Pemda Fakfak Dorong Percepatan ISPO untuk Sawit Bomberay-Tomage Demi Keberlanjutan dan Peningkatan PAD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan terus memperkuat komitmen penerapan standar keberlanjutan sektor sawit dengan mendorong percepatan sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi perkebunan sawit di Kawasan Bomberay-Tomage. Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan sosialisasi ISPO yang dilaksanakan di Ruang Rapat Tomandin Dinas Perkebunan Fakfak, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan PT Rimbun Sawit Papua (RSP) dan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perguruan tinggi, perangkat daerah, hingga perwakilan masyarakat. Acara dibuka oleh Asisten II Setda Fakfak, Aroby Hindom, S.Sos., M.Si, mewakili Bupati Fakfak.

Baca Juga :  Syamsul Inay: Kolaborasi dengan Pemda Penting untuk Majukan Pendidikan Muhammadiyah

Dalam sambutannya, Aroby menyampaikan bahwa walaupun kontribusi DBH Sawit masih terbatas, industri sawit telah memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah, termasuk pembukaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Keberlanjutan adalah kunci agar sektor sawit memberikan manfaat jangka panjang tanpa mengorbankan lingkungan dan generasi mendatang. ISPO bukan sekadar regulasi, tetapi investasi besar untuk memperkuat tata kelola sawit Fakfak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Komunitas Kompostifa Fakfak Gelar Workshop Penulisan Naskah Sastra : "Merajut Asa, Menciptakan Rasa di Tanah Mbaham Matta"

Ia memaparkan lima alasan mengapa Pemda Fakfak harus mendorong ISPO: memastikan tata kelola yang baik, memperkuat ekonomi daerah, melindungi lingkungan, menekan konflik sosial, dan meningkatkan citra daerah di mata investor.

Aroby mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam mempercepat implementasi ISPO di Fakfak.

“Dengan menerapkan ISPO secara konsisten, industri sawit Fakfak tidak hanya tumbuh hari ini, tetapi juga memberikan manfaat besar untuk masa depan,” tandasnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT