MPIG-PTF Gelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah 2025, Fokus Perkuat Kelembagaan Pala Tomandin Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis Pala Tomandin Fakfak (MPIG–PTF) menggelar Rapat Evaluasi Pemanfaatan Dana Hibah Tahun 2025 di Ruang Rapat Tomandin, Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Jumat (19/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh pengurus inti MPIG-PTF sebagai forum strategis untuk meninjau sekaligus menyelaraskan arah penggunaan dana hibah agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

Sekretaris MPIG-PTF, Syaiful Alkatiri, menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan dana hibah dikelola secara terencana, transparan, dan berdampak langsung bagi penguatan kelembagaan serta kesejahteraan petani pala.

“Forum ini menjadi ajang strategis untuk membahas dan mengevaluasi pemanfaatan dana hibah secara terarah dan berkelanjutan, guna memperkuat MPIG-PTF dari hulu hingga hilir,” ujar Syaiful.

Dalam rapat tersebut, pembahasan difokuskan pada enam bidang utama, yang menjadi pilar pengembangan Pala Tomandin Fakfak sebagai produk Indikasi Geografis unggulan daerah.

1. Bidang Budidaya

Pemanfaatan dana hibah diarahkan untuk kegiatan pembinaan, penyuluhan, serta pengawasan kepada petani pemilik dusun atau kebun pala. Kegiatan ini dipusatkan di wilayah Fakfak Tengah, Fakfak Barat, dan Teluk Patipi.

Baca Juga :  Harga Pala Tomandin Stabil Memasuki Liburan Akhir Tahun, Peluang Ekspor Fakfak Semakin Terbuka

Tujuannya antara lain memperkenalkan kapasitas kelembagaan MPIG–PTF, memberikan pendampingan teknis budidaya, serta melakukan pengawasan panen dan pascapanen guna menjaga mutu dan konsistensi Pala Tomandin Fakfak.

2. Bidang Kerja Sama dan Organisasi

Bidang ini menitikberatkan pada penguatan koordinasi internal dan eksternal, pengembangan jejaring kemitraan, serta peningkatan peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan anggota secara kolektif dan berkelanjutan.

3. Bidang Sarana

Dana hibah direncanakan untuk mendukung penyiapan dan penguatan sekretariat MPIG-PTF sebagai pusat layanan organisasi, administrasi, penyediaan informasi, serta koordinasi kegiatan anggota.

4. Bidang Pengolahan dan Pemasaran

Pembahasan pada bidang ini difokuskan pada penguatan permodalan Koperasi MPIG-PTF, dukungan terhadap usaha anggota, serta peningkatan nilai tambah produk pala Indikasi Geografis. Upaya tersebut dilakukan melalui penyediaan sarana produksi, pelatihan, serta pembukaan dan perluasan akses pasar guna meningkatkan daya saing kolektif.

Baca Juga :  KAMMI Komisariat Fakfak Gelar Pra DM 1, Jadi Ajang Silaturahmi dan Penguatan Kader

5. Bidang Mutu dan Ketertelusuran

Bidang ini diarahkan untuk menjamin keaslian dan kualitas produk melalui pelabelan dan merek Indikasi Geografis, pengurusan perizinan dan diversifikasi produk olahan, penguatan brand asosiasi, serta fasilitasi sertifikasi resmi seperti label halal, BPOM, dan SNI.

6. Bidang Hukum dan Kehumasan

Dalam rangka memperkuat legitimasi organisasi, dana hibah juga direncanakan untuk penyiapan dan penguatan badan hukum MPIG-PTF, pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta pembentukan koperasi asosiasi, termasuk penyusunan akta notaris dan akta asosiasi.

Melalui rapat evaluasi ini, MPIG-PTF berharap Dana Hibah Tahun 2025 sebesar Rp200 juta yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai instrumen strategis.

Dana tersebut diharapkan mampu memperkuat kelembagaan, meningkatkan mutu dan daya saing Pala Tomandin Fakfak, serta mendorong kesejahteraan petani dan pelaku usaha pala secara berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru