jatim.tagarutama.com, Jakarta – Musim hujan kerap identik dengan meningkatnya kasus flu, pilek, dan gangguan pernapasan. Perubahan cuaca yang tidak menentu membuat daya tahan tubuh lebih mudah menurun. Selain jahe, salah satu rempah tradisional yang dipercaya membantu meredakan gejala flu di musim hujan adalah buah pala.
Rempah yang pernah menjadi komoditas bernilai tinggi di masa penjajahan ini diketahui memiliki khasiat untuk melegakan tenggorokan, mengurangi hidung tersumbat, serta membantu mengencerkan dahak. Namun, manfaat tersebut hanya bisa diperoleh jika buah pala diolah dan digunakan dengan cara yang tepat, berikut ini tim redaksi tagaruatama.com melansir dari berbagai sumber mengenai manfaat buah pala.
Kandungan Gizi Buah Pala
Manfaat buah pala tak lepas dari kandungan gizinya. Dalam 100 gram buah pala, terkandung:
- Kalori: 525
- Protein: 6 gram
- Lemak: 36 gram
- Sodium: 16 miligram
- Magnesium: 183 miligram
- Vitamin C: 5 persen AKG
- Vitamin A: 2 persen AKG
- Kalsium: 18 persen AKG
- Zat besi: 17 persen AKG
Kandungan tersebut berperan dalam membantu menjaga daya tahan tubuh, terutama saat musim hujan ketika tubuh lebih rentan terserang penyakit.
Khasiat Buah Pala untuk Flu di Musim Hujan
Sejak lama, buah pala dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di berbagai negara. Di India, pala digunakan untuk mengatasi gangguan pencernaan dan demam melalui pengobatan Ayurveda. Sementara di Cina, minyak pala dimanfaatkan untuk meredakan nyeri dan peradangan.
Di musim hujan, khasiat pala menjadi semakin relevan. Buah ini dapat membantu meredakan flu, pilek, hingga gangguan pernapasan ringan seperti bronkitis dan asma. Minyak buah pala bahkan kerap digunakan sebagai bahan dalam sirup obat batuk dan sesak napas.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of American Medical Association menyebutkan bahwa senyawa camphene dalam minyak pala berfungsi sebagai ekspektoran yang membantu mengencerkan dahak. Aroma pala juga diyakini mampu menghambat produksi lendir berlebih di saluran pernapasan.
Selain itu, kandungan magnesium dalam minyak pala dapat membantu merilekskan saraf, sehingga membantu mengatasi gangguan tidur akibat hidung tersumbat dan tenggorokan tidak nyaman—keluhan yang sering muncul saat flu di musim hujan.
Cara Mengolah Buah Pala
Untuk mendapatkan manfaat buah pala secara optimal, berikut beberapa cara pengolahan yang dianjurkan:
- Parut buah pala secukupnya dan campurkan ke dalam masakan
- Tambahkan bubuk pala ke minuman hangat, seperti susu atau teh herbal
Gunakan minyak esensial buah pala murni melalui diffuser
Jika hidung terasa tersumbat, rebus air hingga mendidih, kecilkan api, lalu teteskan sekitar empat tetes minyak esensial pala. Hirup uapnya selama lima menit untuk membantu melegakan pernapasan.
Untuk membantu tidur lebih nyenyak, minyak esensial pala juga bisa dioleskan tipis di belakang telinga atau pelipis.
Perlu Digunakan Secara Bijak
Meski bermanfaat, konsumsi buah pala secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, muntah, jantung berdebar, hingga gangguan saraf. Karena itu, penggunaan buah pala sebaiknya dilakukan dalam jumlah wajar dan tidak berlebihan.
Di tengah musim hujan, menjaga kesehatan tetap menjadi hal utama. Selain mengonsumsi bahan alami seperti buah pala, masyarakat juga dianjurkan menjaga pola makan, istirahat cukup, dan meningkatkan daya tahan tubuh. (*)
(TU/JM)










