jatim.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak resmi menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 500.8.3/23/BUP/2026 tentang penertiban waktu pembelian pala oleh pelaku usaha, yang wajib disesuaikan dengan Kalender Musim Panen Pala Tahun 2026. Kebijakan ini ditetapkan sebagai langkah strategis untuk menjaga mutu, keberlanjutan produksi, serta melindungi pendapatan petani pala di daerah tersebut.
Penertiban ini bertujuan memastikan bahwa pala yang diperdagangkan berasal dari buah yang dipanen pada tingkat kematangan optimal, sehingga kualitas Pala Tomandin Fakfak tetap terjaga dan mampu bersaing di pasar regional maupun nasional.
“Kebijakan ini untuk melindungi petani dari praktik pembelian pala muda yang merugikan secara ekonomi dan berdampak pada turunnya kualitas produk di pasar,” ujar Bupati Fakfak dalam keterangannya.
Selain menjaga mutu, pengaturan waktu pembelian juga diarahkan untuk mempertahankan siklus panen alami agar tanaman pala tetap produktif dalam jangka panjang. Dengan demikian, regenerasi pohon dapat berlangsung seimbang dan risiko penurunan hasil panen dapat diminimalkan.
Lebih jauh, penertiban ini juga menjadi upaya Pemerintah Daerah dalam mewujudkan tata niaga pala yang tertib, adil, dan berkeadilan. Seluruh pelaku usaha diberlakukan aturan yang sama guna mencegah praktik perdagangan tidak sehat yang dapat merugikan petani.
“Konsistensi kualitas adalah kunci menjaga reputasi Pala Fakfak sebagai komoditas berindikasi geografis. Kepercayaan pasar akan meningkat jika mutu hasil panen tetap terjaga,” tambah Bupati.
Kebijakan ini sekaligus mendukung pelaksanaan Program Strategis Pala Unggul, dengan menempatkan pala sebagai aset ekonomi daerah yang bernilai tinggi dan berkelanjutan.
Ketentuan Penting dalam Surat Edaran
Dalam Surat Edaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Fakfak mewajibkan seluruh pelaku usaha pala, baik perseorangan maupun badan usaha, untuk mematuhi ketentuan berikut:
- Pembelian pala hanya boleh dilakukan pada waktu panen resmi sesuai Kalender Musim Panen Pala Kabupaten Fakfak.
- Kalender musim panen ditetapkan dan diumumkan oleh Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak sebagai acuan bagi petani, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan, dengan rincian: a) Musim Pala Sela/Matahari : pertengahan Februari – Maret 2026. b) Musim Pala Timur: April – Juli 2026. c) Musim Pala Barat: awal Oktober – Desember 2026
- Dilarang membeli pala muda atau hasil panen di luar musim, karena dapat menurunkan mutu, merugikan petani, serta mengganggu keberlanjutan produksi.
- Pemerintah Kampung, Pemerintah Distrik, Asosiasi MPIG-PTF, dan Lembaga Masyarakat Adat diminta berperan aktif dalam sosialisasi serta pengawasan di wilayah masing-masing.
- Dinas yang membidangi perkebunan bersama perangkat daerah terkait melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan edaran ini.
- Pelaku usaha yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Menurut Bupati, keterlibatan pemerintah kampung, distrik, asosiasi, dan lembaga adat menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini di lapangan.
“Peran semua pihak sangat penting agar perlindungan terhadap komoditas pala dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan diterbitkannya Surat Edaran ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak menegaskan komitmennya dalam menjaga marwah Pala Tomandin Fakfak sebagai komoditas unggulan daerah, sekaligus memastikan manfaat ekonomi yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat pekebun pala. (TU.01)










