Dorong Pala Fakfak Jadi Komoditas Unggulan Nasional, Wabup Donatus Tinjau Lokasi Demplot Pala Unggul

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 08:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Drs. Donatus Nimbitkendik, MTP didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, melakukan peninjauan langsung lokasi calon demplot di kawasan akses strategis jalan nasional wilayah Kali Mati.

Wabup Drs. Donatus Nimbitkendik, MTP didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, melakukan peninjauan langsung lokasi calon demplot di kawasan akses strategis jalan nasional wilayah Kali Mati.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Sebagai langkah strategis memperkuat komoditas unggulan daerah dan meningkatkan daya saing sektor perkebunan, Wakil Bupati Fakfak, Drs. Donatus Nimbitkendik, MTP, mendorong percepatan implementasi Program Strategis Pala Unggul melalui pembangunan model kebun percontohan atau demplot di salah satu sentra lahan produktif pala di wilayah Fakfak.

Langkah ini ditandai dengan peninjauan langsung lokasi calon demplot di kawasan akses strategis jalan nasional wilayah Kali Mati, Senin (5/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, Wabup didampingi Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, serta perwakilan dari Global Spices Papua, salah satu perusahaan pembeli pala Fakfak yang telah aktif mengekspor ke pasar internasional.

“Pala adalah warisan dan kebanggaan Fakfak. Bukan hanya bagian dari sejarah, tapi juga identitas dan sumber ekonomi masyarakat. Tantangan kita saat ini adalah meningkatkan produktivitas dan daya saingnya secara modern dan berkelanjutan,” ungkap Wakil Bupati Donatus.

Ia menegaskan, demplot seluas 10 hektare ini akan menjadi lebih dari sekadar lahan tanam. Demplot akan dirancang sebagai pusat pembelajaran, penyedia benih unggul bersertifikat, tempat pelatihan petani, hingga menjadi model praktik pertanian modern yang dapat direplikasi oleh petani lainnya.

Baca Juga :  Ini Penyebab Kelangkaan Porduk Air Trimas di Sorong !

“Kita butuh model nyata yang bisa ditiru oleh petani. Jika berhasil, demplot ini akan jadi titik temu antara petani dan pihak swasta seperti Global Spices Papua, sehingga menciptakan sinergi antara produksi, pembinaan, hingga pemasaran,” tambahnya.

Demplot ini juga dirancang mencakup berbagai aspek teknis, antara lain:

  • Penggunaan varietas pala unggul bersertifikat
  • Budidaya ramah lingkungan
  • Pengelolaan hama terpadu (PHT)
  • Sistem panen dan pascapanen modern
  • Hilirisasi produk pala untuk meningkatkan nilai tambah

Selain itu, kebun ini juga akan dijadikan sumber benih unggul, lokasi riset dan inovasi, hingga laboratorium lapangan bagi petani, penyuluh, akademisi, serta pelaku usaha.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, menyampaikan bahwa pembangunan demplot merupakan langkah konkret mendukung visi-misi Fakfak Membara, terutama dalam penguatan sektor komoditas unggulan berbasis lokal.

“Ini adalah model pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir. Mulai dari sisi teknis budidaya, kelembagaan petani, hingga kebijakan daerah. Kehadiran langsung Bapak Wakil Bupati menjadi penyemangat luar biasa dan bukti nyata komitmen pemerintah terhadap pengembangan pala unggul di Fakfak,” katanya.

Baca Juga : Kesbangpol Fakfak Tegaskan Pentingnya Pelaporan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Ormas

Widhi menekankan bahwa demplot akan menjadi sarana edukasi langsung bagi petani pala, khususnya dalam mempraktikkan budidaya yang baik dan benar, seperti :

  • Penanaman dengan jarak ideal
  • Teknik pemangkasan yang tepat
  • Pemupukan berimbang
  • Pengendalian hama dan penyakit
  • Proses panen dan pascapanen yang sesuai standar
Baca Juga :  JP2F Hadir, Saleh Siknun Gaungkan Peran Perempuan dalam Perubahan Fakfak

“Selama ini banyak petani belum menerapkan pola tanam yang efektif. Demplot ini akan jadi contoh langsung dan harapannya bisa mengubah pola pikir dan pola tanam para petani kita,” tambahnya.

Wakil Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar keberadaan demplot ini tidak hanya berdiri sebagai kebun percontohan, tetapi benar-benar menjadi pusat unggulan pala di tingkat daerah maupun nasional.

“Jika ini berhasil dan dikelola bersama, kita akan libatkan kelompok tani, akademisi, hingga investor. Demplot ini akan jadi pengungkit ekonomi dan pusat hilirisasi komoditas pala Fakfak,” pungkas Donatus. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI
Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati
Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP
Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Pala di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak
Konfirmasi dan Validasi Data Sektoral Perkebunan, Dukung Publikasi Fakfak Dalam Angka 2026
Kadisbun Fakfak: Kalender Musim Tanam dan Panen Jadi Cara Persuasif Tertibkan Waktu Panen Pala

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:24 WIT

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:00 WIT

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:37 WIT

Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:18 WIT

Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:33 WIT

Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Berita Terbaru