BPK Temukan Kejanggalan, Polda Mulai Selidiki Dana Hibah Pilkada Papua Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:46 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPU Provinsi Papua Barat jadi Sorotan setelah ditemukan kejanggalan dana hibah Pilkada 2024.

KPU Provinsi Papua Barat jadi Sorotan setelah ditemukan kejanggalan dana hibah Pilkada 2024.

jatim.tagarutama.com, Manokwari — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penyimpangan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang dikelola Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat. Penyelidikan ini menyusul hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua Barat yang menemukan sejumlah kejanggalan dalam pengelolaan anggaran Pilkada.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Prabowo, membenarkan adanya proses penyelidikan tersebut saat ditemui wartawan di Manokwari pada Rabu (4/6/2025).

“Saat ini masih dilakukan penyelidikan. Penyelidikan itu berarti belum ada tersangka. Kami masih mengumpulkan data-data untuk membuat terang suatu peristiwa,” ujar Kombes Benny kepada wartawan.

Namun, saat ditanya apakah penyelidikan ini berangkat dari temuan resmi BPK, Benny mengaku belum dapat memastikan keterkaitan tersebut.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Radio Republik Indonesia (RRI)

“Saya belum tahu pastinya apakah itu dasarnya dari hasil pemeriksaan BPK. Tapi yang jelas, kami koordinasi terus untuk pastikan duduk perkaranya,” lanjutnya.

Baca Juga : Pemerintah Luncurkan 5 Stimulus Ekonomi, Sri Mulyani: Jaga Momentum Pertumbuhan dan Daya Beli Masyarakat

Sebelumnya, BPK RI Perwakilan Papua Barat merilis hasil pemeriksaan kepatuhan terhadap pengelolaan keuangan Pemilu 2024 di KPU Provinsi Papua Barat. Laporan itu mencatat adanya sejumlah kejanggalan serius dalam pengelolaan dana hibah Pilkada periode 2023 hingga semester pertama 2024.

Beberapa poin penting temuan BPK antara lain:

  1. Pengadaan jasa audit laporan dana kampanye di KPU Provinsi Papua Barat dinilai tidak sesuai ketentuan, yang menyebabkan kelebihan pembayaran.
  2. Belanja jasa distribusi logistik Pemilu 2024 oleh KPU Kabupaten Fakfak tidak dipertanggungjawabkan secara memadai, berujung pada kelebihan pembayaran.
  3. Belanja perjalanan dinas pada lima KPU kabupaten/kota yakni KPU Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Fakfak, dan Kaimana tidak sesuai standar biaya masukan dan kondisi nyata di lapangan, juga mengakibatkan kelebihan pembayaran.
Baca Juga :  Dorong Investasi, Samaun Dahlan & Donatus Nimbitkendik Koordinasi dengan KLHK untuk Sertifikasi Bandara Siboru

Belanja barang di KPU Kabupaten Fakfak bahkan tidak didukung bukti lengkap, sehingga keabsahan realisasi anggaran tidak dapat diyakini.

Meski proses penyelidikan baru memasuki tahap awal, pihak kepolisian telah mulai melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak dan menjadwalkan pemeriksaan saksi.

“Sekarang masih koordinasi dan pemeriksaan saksi. Tapi nanti saya pastikan lagi ya soal siapa saja yang akan dimintai keterangan,” kata Benny menambahkan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan
Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen
Saksi Sebut Ada Tekanan Permintaan Rp 2 Miliar dalam Kasus Izin TKA Kemnaker
Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara
Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Irjen Pol Johnny Edison Isir Jabat Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Ignatius : Benar Ada Rotasi
Diduga Utusan Perusahaan Sawit, Pria ini Diusir Warga Moi
Billy Mambrasar : Kopi dan Kakao Dinilai Lebih Prospektif Jadi Andalan Ekspor Hijau Papua

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:18 WIT

Mendagri Australia Kunjungi Indonesia, Perkuat Kerja Sama Hukum dan Keamanan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:40 WIT

Billy Mambrasar Putra Papua Pertama di Dewan Komisaris PT Taspen

Senin, 26 Januari 2026 - 21:15 WIT

Dinkes Aceh Lakukan Pengendalian Nyamuk di Pengungsian Banjir Aceh Utara

Senin, 26 Januari 2026 - 21:05 WIT

Presiden Prabowo Pastikan Layanan Cek Kesehatan Gratis bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Minggu, 25 Januari 2026 - 19:09 WIT

Irjen Pol Johnny Edison Isir Jabat Kadiv Humas Polri, Kombes Pol Ignatius : Benar Ada Rotasi

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Sabtu, 31 Jan 2026 - 08:00 WIT