Belajar dari Pusat Riset Nasional, Kerja Sama BRIN–Dinas Perkebunan Fakfak Dorong Mutu dan Daya Saing Pala Unggul Fakfak

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 30 Desember 2025 - 13:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah Staf Dinas Perkebunan melakukan kunjungan belajar dan pendalaman sistem pengawasan serta pengujian mutu pala di kawasan riset nasional Cibinong, Jawa Barat

Sejumlah Staf Dinas Perkebunan melakukan kunjungan belajar dan pendalaman sistem pengawasan serta pengujian mutu pala di kawasan riset nasional Cibinong, Jawa Barat

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan Fakfak menjalin kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor perkebunan, khususnya komoditas pala unggulan Fakfak. Melalui kerja sama ini, sebanyak lima Aparatur Sipil Negara

(ASN) Dinas Perkebunan Fakfak mengikuti kunjungan belajar dan pendalaman sistem pengawasan serta pengujian mutu pala di kawasan riset nasional Cibinong, Jawa Barat, selama enam hari, terhitung sejak Senin, 29 Desember 2025.

Kunjungan belajar tersebut difokuskan pada pengenalan dan pendalaman fungsi Laboratorium dan Animalium Cibinong, yang merupakan bagian dari Kawasan Sains dan Teknologi BRIN. Fasilitas ini berperan sebagai pusat penelitian, pengujian, serta pembuktian ilmiah terhadap sumber daya hayati Indonesia, termasuk tanaman rempah pala yang saat ini menjadi salah satu komoditas andalan nasional.

Di laboratorium tersebut, peserta memperoleh pembelajaran teknis mengenai pengujian mutu pala, analisis karakteristik kimia yang menentukan aroma, cita rasa, dan nilai ekonomi. Selain itu, dilakukan pula pendalaman riset terkait keunggulan genetik Pala Tomandin Fakfak, yang saat ini tengah diteliti untuk membedakan jenis pala jantan dan betina secara ilmiah dan terstandar.

Baca Juga :  DPD PKS Fakfak Gelar Rapat Kerja Daerah, Perkuat Struktur dan Program Pelayanan Masyarakat

Sementara itu, fasilitas Animalium menjadi sarana edukasi dan riset keanekaragaman hayati, khususnya terkait ekosistem serta keterkaitannya dengan komoditas pala, termasuk sistem penanganan dan pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa kunjungan belajar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari strategi peningkatan kapasitas aparatur berbasis kinerja.

“Kegiatan ini merupakan bentuk reward atas capaian dan prestasi tim pengawasan serta uji mutu pala. Tujuannya jelas, yaitu meningkatkan kompetensi, wawasan, dan kemampuan teknis aparatur agar semakin profesional dan adaptif,” ujar Widhi.

Ia menambahkan, keberhasilan Dinas Perkebunan Fakfak dalam mencapai retribusi pala yang melampaui target tidak terlepas dari peran strategis tim teknis di lapangan. Oleh karena itu, penguatan referensi ilmiah dan standar nasional menjadi kebutuhan penting dalam menunjang pelaksanaan tugas ke depan.

Baca Juga :  Petani Pala Fakfak Merasa Dihargai, Penetapan Harga Jadi Harapan Baru bagi Perkebunan Pala

“Dengan bekal pengetahuan dari pusat riset nasional, kami berharap aparatur mampu menjalankan pengawasan dan pengujian mutu pala secara lebih akurat, terstandar, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Widhi menyampaikan bahwa kunjungan ini juga menjadi sarana penyegaran dan motivasi, sekaligus membuka ruang transfer pengetahuan langsung dari para peneliti BRIN kepada aparatur daerah. Melalui pembelajaran terapan yang diperoleh, diharapkan terjadi peningkatan kualitas pengawasan, ketepatan kebijakan teknis, serta efektivitas pelayanan publik di sektor perkebunan.

“Ini adalah investasi SDM yang terukur dan relevan. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh aparatur, tetapi juga oleh petani dan daerah secara keseluruhan,” tegasnya.

Dengan demikian, kerja sama BRIN dan Dinas Perkebunan Fakfak diharapkan mampu memperkuat Program Strategis Pala Unggul Fakfak, meningkatkan daya saing komoditas di tingkat nasional dan global, serta mendorong pertumbuhan nilai ekonomi daerah secara berkelanjutan. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT