Bimtek Budidaya Pala Tomandin Fakfak untuk Anak Milenial: Dari Sekolah ke Kebun, Siapkan Pelopor “Pala Unggul Fakfak”

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 06:12 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kegiatan Bimtek Budidaya Tanaman Pala Tomandin Fakfak yang diperuntukkan anak usia sekolah sebagai langkah strategis menyiapkan generasi pelopor.

Foto. Kegiatan Bimtek Budidaya Tanaman Pala Tomandin Fakfak yang diperuntukkan anak usia sekolah sebagai langkah strategis menyiapkan generasi pelopor.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Dalam upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor perkebunan, Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Tanaman Pala Tomandin Fakfak bagi Anak Milenial Usia Sekolah. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Sekolah ke Kebun Pala”, sebagai langkah strategis menyiapkan generasi pelopor “Pala Unggul Fakfak” yang menjadi bagian dari visi pembangunan Fakfak Membara (Membangun Bersama Rakyat).

Acara dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST., MT., yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Bupati Fakfak.

“Kita semua tahu, Indonesia dikenal sebagai negeri rempah. Pala menjadi salah satu komoditas unggulan, dan Fakfak berbangga karena menempati urutan ke-14 dari rempah terbaik Indonesia,” ujar Widhi Asmoro.

Ia menjelaskan bahwa tanaman pala bukan hanya memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tetapi juga mengandung nilai sejarah, identitas, dan budaya masyarakat Fakfak. Namun, minat generasi muda terhadap perkebunan, khususnya budidaya pala, masih tergolong rendah. Karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan, kepedulian, dan semangat berwirausaha di bidang perkebunan sejak usia sekolah.

“Adik-adik adalah generasi milenial yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi. Melalui Bimtek ini, kami berharap kalian dapat mengenal lebih dalam cara menanam, merawat, hingga mengolah pala menjadi produk bernilai tambah,” tambahnya.

Baca Juga :  OSIS Magefa dan Relawan Rumah Zakat Fakfak Galang Donasi untuk Palestina

Ia mencontohkan, dari satu pohon pala dapat dihasilkan beragam produk, mulai dari rempah-rempah untuk makanan dan minuman, bahan industri kosmetik, kesehatan, hingga kerajinan tangan. “Jika dikelola dengan baik dan dikemas secara modern, pala bisa menjadi peluang usaha menjanjikan di masa depan,” tegas Widhi.

Sekolah Dukung Program Pala Unggul Fakfak

Perwakilan sekolah menengah atas, Ibu Neli, guru dari SMA Don Bosco Fakfak, turut menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung Bimtek ini karena sejalan dengan pelajaran berbasis muatan lokal di sekolah, seperti kerajinan, budidaya, rekayasa, dan pengolahan. Dengan kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung praktik menanam dan mengelola pala menggunakan pendekatan modern dan teknologi tepat guna,” tuturnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti ini, siswa dapat mengenali potensi daerah, mencintai produk unggulan lokal, serta memahami nilai ekonomi dan budaya yang terkandung dalam komoditas pala Tomandin Fakfak.

Generasi Z sebagai Agen Perubahan Perkebunan Modern

Menurut Plt. Kadis Perkebunan, kegiatan Bimtek ini diikuti oleh 50 siswa dari lima sekolah menengah atas di Fakfak, yakni SMA Negeri 1 Fakfak, SMA YPK, SMA Don Bosco, SMEA Yapis, dan MAN Fakfak.

Baca Juga : Kue Sifon Pala Perdana Warnai Festival Pesona Kota Pala Fakfak

Program ini bertujuan menanamkan kesadaran dan kebanggaan terhadap komoditas pala Tomandin sebagai warisan daerah sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat. Diharapkan generasi Z Fakfak dapat menjadi agen perubahan yang membawa perkebunan ke arah yang lebih modern dan berdaya saing.

Baca Juga :  Sinergi dan Transparansi, Pemkab Fakfak Salurkan Hibah Melalui NPHD 2025

“Generasi muda tumbuh di era teknologi digital dan media sosial. Dengan pemahaman dan inovasi yang tepat, mereka bisa menjadi motor penggerak perkebunan modern berbasis teknologi,” jelas Widhi.

Menjaga Identitas, Melestarikan Warisan Fakfak

Melalui pelibatan anak muda sejak dini, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat berwirausaha, tetapi juga memperkuat identitas budaya Fakfak yang telah lama dikenal sebagai “Tanah Pala”. Bimtek ini sekaligus memperkokoh brand “Pala Unggul Fakfak” sebagai simbol keunggulan daerah yang siap bersaing di pasar global.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mencintai tanah kelahirannya, menjaga kelestarian pala sebagai warisan leluhur, dan menyiapkan diri menjadi generasi emas Fakfak yang berdaya saing,” pungkas Widhi Asmoro. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru