jatim.tagarutama.com, Meta kembali meluncurkan pembaruan menarik untuk pengguna Facebook Groups. Kini, para administrator dapat mengubah status grup dari privat menjadi publik tanpa harus membuat grup baru dan tanpa mengorbankan privasi anggota lama.
Dikutip dari TechCrunch pada Selasa (4/11), Meta menjelaskan bahwa semua konten lama akan tetap bersifat pribadi, meskipun grup telah beralih ke mode publik. Artinya, unggahan, komentar, dan interaksi yang sudah ada tidak akan terekspos kepada publik. Selain itu, daftar anggota grup juga tetap dirahasiakan dan hanya bisa diakses oleh pengelola.
Langkah ini dirancang untuk memudahkan admin yang awalnya membentuk komunitas kecil namun kemudian ingin memperluas jangkauan agar grupnya lebih mudah ditemukan oleh pengguna lain. Dengan fitur ini, admin tidak perlu memulai dari nol untuk membangun audiens baru.
“Pembaruan ini memberikan fleksibilitas bagi admin untuk menyesuaikan privasi grup sesuai dengan kebutuhan komunitas mereka, tanpa mengorbankan keamanan anggota yang sudah bergabung,” jelas pihak Meta dalam keterangannya.
Proses perubahan status grup dapat dilakukan langsung melalui halaman pengaturan Facebook. Setelah admin utama memilih opsi mengubah grup menjadi publik, seluruh admin lain akan mendapatkan notifikasi dan diberikan waktu tiga hari untuk meninjau keputusan tersebut. Jika ada yang tidak setuju, mereka dapat membatalkannya sebelum perubahan diterapkan secara permanen.
Usai perubahan status diberlakukan, hanya konten baru seperti postingan, komentar, dan reaksi yang akan terlihat oleh publik, termasuk pengguna yang tidak memiliki akun Facebook. Sementara itu, konten lama tetap eksklusif untuk anggota dan pengelola grup.
Meta juga memastikan bahwa seluruh anggota akan menerima pemberitahuan terkait perubahan ini. Mereka akan diingatkan kembali saat membuat postingan atau komentar pertama setelah grup beralih menjadi publik.
Baca Juga : PBB Sahkan Resolusi Pengakuan Palestina Merdeka, 10 Negara Pilih Menolak
Lebih lanjut, Meta menilai pembaruan ini akan membantu memperluas jangkauan konten komunitas di platformnya. Grup-grup publik yang terbentuk dari perubahan tersebut juga akan lebih mudah ditemukan di mesin pencari seperti Google, sehingga meningkatkan potensi interaksi dan pertumbuhan anggota baru.
Menariknya, Meta tetap memberikan opsi bagi admin untuk mengembalikan grup ke mode privat kapan pun, jika mereka merasa mode publik tidak lagi sesuai dengan kebutuhan komunitasnya.
Dengan pembaruan ini, Meta tampak semakin serius dalam memperkuat posisi Facebook Groups sebagai wadah interaksi komunitas digital yang fleksibel, aman, dan mudah dijangkau. (TU.01)










