Hari Tani Jadi Momen Bangkitkan Semangat Petani Pala Fakfak Jaga Standar Mutu

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 09:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT saat ditemui wartawan jatim.tagarutama.com

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak Widhi Asmoro Jati, ST., MT saat ditemui wartawan jatim.tagarutama.com

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Peringatan Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September 2025 menjadi momen penting untuk kembali mengingat peran vital petani dalam menjaga ketahanan pangan dan komoditas unggulan daerah. Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui Dinas Perkebunan mengajak para petani pala, khususnya di Kampung Tomandin dan sentra-sentra pala lainnya, untuk terus menjaga mutu dan kualitas pala Fakfak agar tetap menjadi komoditas unggulan di pasar global.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa pala Fakfak bukan sekadar hasil pertanian, tetapi juga simbol kebanggaan dan identitas budaya masyarakat yang diwariskan turun-temurun. “Pala Fakfak adalah kebanggaan kita bersama. Ini bukan hanya soal hasil panen, tapi juga soal identitas dan penghidupan masyarakat Fakfak. Karena itu, menjaga mutu dan kualitas pala adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Kesbangpol Fakfak Tegaskan Pentingnya Pelaporan dan Pertanggungjawaban Dana Hibah Ormas

Ia menambahkan, di tengah persaingan global dan perubahan iklim yang tak menentu, mutu dan kualitas pala menjadi kunci agar komoditas ini tetap bertahan dan memiliki daya saing tinggi. “Kami berharap para petani pala tidak hanya berperan sebagai penghasil, tetapi juga menerapkan standar mutu dan teknik pascapanen yang baik agar kebutuhan pasar dapat terpenuhi,” jelasnya.

Widhi juga mengingatkan pentingnya praktik pemanenan yang benar, pengeringan yang tepat, serta pengelolaan pascapanen yang sesuai standar agar warna, aroma, dan kandungan pala tetap terjaga. “Kalau kita jaga kualitas bersama, maka nama Fakfak akan makin dikenal. Tapi kalau ada yang menjual pala kualitas rendah atau memetik pala muda sebelum waktunya, nama kita semua ikut turun,” tegasnya.

Baca Juga : Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko Pusat Pertokoan di Fakfak Selatan

Selain itu, ia mendorong petani untuk bersatu dalam kelompok tani agar posisi tawar mereka semakin kuat dan tidak bergantung pada tengkulak. “Pemerintah siap mendukung dengan pembinaan dan akses pasar, tapi masa depan pala Fakfak tetap ada di tangan petani itu sendiri,” tambahnya.

Baca Juga :  Panen Bersama Kelompok Samai Sekru Tuare, Wujud Apresiasi untuk Petani Penjaga Mutu Pala Fakfak

Hari Tani Nasional, kata Widhi, bukan hanya peringatan semata, melainkan momentum untuk menyalakan semangat baru agar pala Fakfak dikenal karena kualitasnya yang unggul serta mampu memberikan kesejahteraan nyata bagi masyarakat. “Mari kita jadikan Hari Tani ini sebagai momen untuk meningkatkan kesadaran bersama menjaga standar mutu. Ini bukan hanya soal keuntungan ekonomi, tapi juga soal harga diri kita sebagai petani yang mewarisi pohon-pohon pala berusia ratusan tahun,” tutupnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru