Retribusi Pala Fakfak Tembus Rp 251 Juta, Perdagangan Antar Pulau Capai 1.272 Ton

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 13:37 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tabel Capaian Produksi Pala dari Januari hingga Agustus 2025.

Foto. Tabel Capaian Produksi Pala dari Januari hingga Agustus 2025.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Komoditas pala terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Fakfak. Hingga Agustus 2025, penerimaan retribusi daerah dari komoditas unggulan ini tercatat mencapai Rp 251.095.500, terhitung sejak Mei hingga Agustus.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, mengungkapkan capaian tersebut menunjukkan tren positif meskipun target tahunan belum sepenuhnya tercapai.

“Penerimaan retribusi ini menandakan adanya efektivitas dalam pengelolaan sekaligus pengawasan mutu pala. Meski masih jauh dari target, kontribusi yang diberikan sangat berarti bagi pendapatan asli daerah,” jelas Widhi.

Retribusi dipungut dengan kisaran tarif Rp200 hingga Rp1.000 per kilogram, tergantung jenis produk pala. Dari peredaran bibit pala Tomandin di dalam daerah, tercatat sebanyak 10.823 bibit pohon pala terjual, dengan kontribusi retribusi sebesar lebih dari Rp 10,8 juta.

Baca Juga : KAMMI Komisariat Fakfak Gelar Daurah Marhalah 1: Cetak Kader Visioner dan Berintegritas

Selain dari bibit, perdagangan antar pulau juga mencatat angka signifikan. Total hasil produksi pala sejak Januari hingga Agustus 2025 mencapai 1.272 ton lebih atau tepatnya 1.272.425 kilogram. Namun, pada bulan Agustus sendiri, volume yang berhasil terjual hanya 24,5 ton.

Baca Juga :  Kayu Putih, Tanaman Tahan Api dengan Potensi Ekonomi Besar di Fakfak

Widhi menjelaskan kondisi ini dipengaruhi siklus panen tahunan. “Saat ini aktivitas perdagangan antar pulau sedikit menurun karena stok sisa yang masih tersimpan. Panen utama pala barat baru akan dimulai sekitar bulan Oktober, sehingga produksi dalam jumlah besar diperkirakan masuk pada akhir tahun,” terangnya.

Meski hasil perdagangan sempat melambat, peredaran bibit pala bersertifikat justru meningkat. Hal ini menjadi pertanda kesiapan petani untuk menyambut musim tanam yang akan datang bersamaan dengan turunnya hujan secara rutin.

Baca Juga :  GKI Hosana Kriawaswas Diresmikan Wakil Bupati Fakfak, Disertai Penyerahan Bibit Pala Tomandin untuk Dukung Program Pala Unggul

Menurut Widhi, pencapaian retribusi yang ada tidak terlepas dari dukungan pelaku usaha pala.

“Keberhasilan ini adalah wujud partisipasi aktif para petani dan pedagang pala. Mereka patut diapresiasi karena turut memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” tuturnya.

Dengan kontribusi yang terus mengalir, retribusi pala diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendanaan pembangunan daerah, tetapi juga instrumen penguatan tata kelola komoditas unggulan Fakfak.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan budidaya, menjaga kualitas produk, sekaligus memperluas promosi pala Fakfak ke pasar nasional bahkan internasional,” pungkas Widhi. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati
Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP
Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Pala di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak
Konfirmasi dan Validasi Data Sektoral Perkebunan, Dukung Publikasi Fakfak Dalam Angka 2026
Kadisbun Fakfak: Kalender Musim Tanam dan Panen Jadi Cara Persuasif Tertibkan Waktu Panen Pala
1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Dipasang di Pasar dan Sentra Pala, Perkuat Edaran Bupati Tertibkan Tata Kelola Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:00 WIT

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:37 WIT

Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:18 WIT

Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:33 WIT

Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:42 WIT

Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Pala di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak

Berita Terbaru

Daerah

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Sabtu, 31 Jan 2026 - 08:00 WIT