Dari Fakfak ke Teluk Bintuni: Kolaborasi Bangun Komoditas Pala untuk Masa Depan Papua Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Desember 2024 - 03:30 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

15 Pekebun Teluk Bintuni lakukan Kunjungan ke penangkaran pala Prima Karya, langkah strategis untuk membangun kapasitas pekebun lokal.

15 Pekebun Teluk Bintuni lakukan Kunjungan ke penangkaran pala Prima Karya, langkah strategis untuk membangun kapasitas pekebun lokal.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama Dinas Perkebunan Fakfak berkolaborasi dalam upaya mendorong peningkatan produktivitas pala sebagai komoditas unggulan Papua Barat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadikan Papua Barat sebagai sentra produksi pala berkualitas tinggi yang bersaing di pasar nasional dan internasional.

Sekretaris Dinas Pertanian Teluk Bintuni, Yanuarius Baru, S.Hut, menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan hanya sekadar transfer ilmu, tetapi juga langkah strategis untuk membangun kapasitas pekebun lokal. “Kami percaya, dengan sinergi antara pemerintah, dukungan teknologi, dan semangat pekebun, masa depan pala Papua Barat akan semakin cerah,” ujarnya.

Baca Juga : Fakfak Berbagi Rahasia Sukses Pala Tomandin, Teluk Bintuni Siap Menyusul

Hal senada disampaikan Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, yang menegaskan bahwa keberhasilan Fakfak dalam mengembangkan Pala Tomandin menjadi inspirasi penting bagi daerah lain. “Keunggulan Indikasi Geografis Pala Tomandin membuktikan bahwa produk lokal bisa memiliki daya saing tinggi di pasar global. Kami berharap Teluk Bintuni dapat mengikuti jejak ini,” jelas Widhi.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Sidak, Perketat Pengawasan Distribusi Pala Antar Pulau

Widhi juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam upaya pemberdayaan petani pala. “Kolaborasi ini harus terus didukung dengan pendampingan dan inovasi teknologi agar budidaya pala semakin produktif dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Komoditas Lokal, MPIG-PTF Gelar RDP dengan DPR Papua Barat di Fakfak

Harapan dan Tantangan

Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi Teluk Bintuni untuk memaksimalkan potensi lahan dan sumber daya manusia yang ada. Keberhasilan Fakfak dalam mengelola pala sebagai komoditas unggulan telah menginspirasi daerah lain, seperti Kaimana dan Teluk Wondama, untuk turut mengembangkan potensi lokalnya.

Dengan dukungan pemerintah, semangat petani lokal, dan kolaborasi lintas daerah, Papua Barat semakin siap menjadi pusat produksi pala unggulan Indonesia. Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga menjaga warisan budaya dan membangun masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI
Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati
Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir
Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama
Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP
Bupati Fakfak Publikasikan 1.000 Kalender Musim Tanam dan Panen Pala di Momentum Sakral Masjid Tua Patimburak
Konfirmasi dan Validasi Data Sektoral Perkebunan, Dukung Publikasi Fakfak Dalam Angka 2026
Kadisbun Fakfak: Kalender Musim Tanam dan Panen Jadi Cara Persuasif Tertibkan Waktu Panen Pala

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:24 WIT

Saka Wanabakti Fakfak Gelar Perjumsami dan Penerimaan Anggota Baru di KPHP Unit VI

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:00 WIT

Bupati Nduga Usulkan Dua Nama Calon Wakil Bupati

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:37 WIT

Disbun Fakfak dan RRI Gelar Jumat Bersih di CBD Reklamasi Thumburuni, Fokus Rawat Pohon Kelapa dan Ruang Publik Pesisir

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:18 WIT

Bangun UMKM, OAP Papua Tengah Didorong Jadi Aktor Utama

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:33 WIT

Kaimana Ikuti Jejak Papua Tengah, Replikasi SIKAP OAP

Berita Terbaru