Dinas Perkebunan Fakfak Perkuat Pengendalian Hama Pala dengan Pupuk Organik TOP

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 05:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perkebunan Fakfak memanfaatkan pupuk organik hayati Tecno Organik Papua (TOP) sebagai solusi ramah lingkungan dalam menjaga 
kesehatan tanaman.

Dinas Perkebunan Fakfak memanfaatkan pupuk organik hayati Tecno Organik Papua (TOP) sebagai solusi ramah lingkungan dalam menjaga kesehatan tanaman.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak terus mendorong peningkatan produktivitas dan mutu pala melalui penguatan pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Salah satu upaya yang kini digencarkan adalah pemanfaatan pupuk organik hayati Tecno Organik Papua (TOP) sebagai solusi ramah lingkungan dalam menjaga kesehatan tanaman.

Langkah ini tidak hanya difokuskan pada peningkatan hasil panen, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan sistem budidaya yang berkelanjutan. Dengan penggunaan pupuk organik, petani diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sekaligus memperbaiki kondisi tanah secara alami.

Kepala Seksi Pengamatan dan Peramalan OPT Dinas Perkebunan Fakfak, Syaiful Bahri Alkatiri, S.Hut, menjelaskan bahwa kegiatan pengendalian OPT melalui aplikasi TOP telah dilaksanakan di Kampung Wambar, Distrik Fakfak Timur Tengah.

“Penggunaan pupuk organik hayati seperti Tecno Organik Papua menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga produktivitas pala. Selain meningkatkan kesuburan tanah, pupuk ini juga membantu tanaman lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit,” ujarnya.

Baca Juga :  Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Ia menambahkan, TOP memiliki tiga fungsi utama yang saling mendukung dalam sistem budidaya tanaman. Pertama, sebagai dekomposer, pupuk ini mengandung mikroorganisme yang mempercepat penguraian bahan organik menjadi unsur hara yang mudah diserap tanaman. Kondisi ini membuat struktur tanah lebih gembur dan kaya nutrisi, sehingga mendukung pertumbuhan akar secara optimal.

Kedua, sebagai agen proteksi, kandungan hayati dalam TOP mampu menekan perkembangan hama dan penyakit tanaman. Mekanisme ini berlangsung melalui persaingan alami antar mikroorganisme serta produksi senyawa yang menghambat patogen.

“Dengan pendekatan ini, petani tidak perlu terlalu bergantung pada pestisida kimia. Tanaman menjadi lebih kuat secara alami,” jelas Syaiful.

Baca Juga :  Akhir 2025, Pala Fakfak Tunjukkan Kinerja Gemilang: PAD Tembus Rp531,5 Juta, Produksi Naik 13,79 Persen

Fungsi ketiga adalah sebagai stimulan pertumbuhan. TOP membantu meningkatkan aktivitas fisiologis tanaman, mulai dari pembentukan akar hingga pembungaan. Kandungan zat pengatur tumbuh alami di dalamnya berperan dalam meningkatkan vigor tanaman, yang berdampak langsung pada kualitas dan kuantitas hasil panen.

Melalui penerapan teknologi ini, Dinas Perkebunan Fakfak optimistis sektor pala akan semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Selain meningkatkan produksi, langkah ini juga dinilai penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem tanah serta mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan.

“Harapannya, petani bisa mengelola kebun secara lebih bijak dan berkelanjutan, sehingga komoditas pala Fakfak tetap menjadi unggulan dengan kualitas yang terjaga,” tutupnya. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur
Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala
Hardiknas Jadi Momentum Inovasi: Pemkab Fakfak Luncurkan Penanaman Pala Unggul Berbasis Sekolah
Pantau Panen di Kayauni, Kepala Distrik Kayauni Tegaskan Komitmen Jaga Mutu Pala Fakfak

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:06 WIT

Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:25 WIT

Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:47 WIT

Ketua TP PKK Nurwidayati Samaun Dahlan Pimpin Gerakan Tanam Pala Grafting, Perkuat Identitas Fakfak sebagai Tanah Pala

Berita Terbaru

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam acara Paritrana Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Award 2025 di Plaza BP Jamsostek.

Nasional

Cak Imin: Pekerja Adalah Aset Bangsa yang Wajib Dilindungi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:08 WIT