Gempa 4,1 Magnitudo Guncang Fakfak, Warga Rasakan Getaran Beberapa Detik

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 07:01 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilisan BMKG Gempa yang terjadi di Fakfak.

Rilisan BMKG Gempa yang terjadi di Fakfak.

jatim.tagarutama.com, Fakfak – Gempa bumi dengan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, pada Senin pagi (9/3/2026). Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 06.25 WIB atau sekitar 08.25 WIT.

BMKG mencatat pusat gempa berada di darat sekitar 4 kilometer barat laut Fakfak dengan kedalaman 10 kilometer. Lokasi gempa berada pada koordinat 2,91 Lintang Selatan dan 132,27 Bujur Timur.

Berdasarkan peta guncangan (ShakeMap) yang dirilis BMKG, gempa tersebut dirasakan masyarakat Fakfak pada skala III–IV MMI. Pada skala ini, getaran dapat dirasakan jelas di dalam rumah, sementara benda-benda ringan seperti gantungan atau perabot kecil bisa terlihat bergerak.

Baca Juga :  Dinas Perkebunan Fakfak Lakukan Inspeksi Pedagang Pengepul Pala

Sejumlah warga Fakfak mengaku merasakan getaran selama beberapa detik pada pagi hari. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut.

Dalam pantauan di lapangan, beberapa sekolah di Fakfak memilih memulangkan siswa lebih cepat sebagai langkah antisipasi untuk memastikan keselamatan para pelajar setelah terjadinya gempa.

“Sebagai langkah kewaspadaan, pihak sekolah memulangkan siswa lebih awal agar para orang tua juga merasa tenang,” ujar ibu Shanti guru MI Muhammadiyah yang berada di dalam ruang kelas saat gempa terjadi.

Baca Juga :  Fakfak Jadi Magnet Edukasi Pala, 15 Pekebun Teluk Bintuni Berguru Teknik Budidaya Pala Tomandin

BMKG juga menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Gempa ini tergolong berkekuatan kecil hingga sedang. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari BMKG,” demikian imbauan yang disampaikan melalui rilis informasi gempa.

Pihak terkait hingga kini masih terus memantau perkembangan situasi di wilayah Fakfak guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kondusif pascagempa. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel jatim.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas
Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu
Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global
Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029
Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani
Perdagangan Pala Diawasi Ketat, Pemda Fakfak Libatkan Karantina
KPU Fakfak Tetapkan 62.716 Pemilih dalam Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Triwulan I 2026
Awal 2026 Menjanjikan, Retribusi Pala Fakfak Tunjukkan Tren Positif

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:11 WIT

OJK Papua Barat-PBD Perkuat Akses Permoodalan, Petani Pala Fakfak Didorong Naik Kelas

Jumat, 10 April 2026 - 12:20 WIT

Petani dan Pedagang Sepakati Harga Standar Pala Fakfak, Rp600 Ribu per 1.000 Biji dengan Prioritas Mutu

Jumat, 10 April 2026 - 08:20 WIT

Sosialisasi SNI Pala Tomandin Fakfak, Dorong Kualitas dan Perkuat Daya Saing di Pasar Global

Rabu, 8 April 2026 - 17:50 WIT

Perkuat Komoditas Andalan, Pemda Fakfak Resmikan Perbup RAD Pala Unggul 2025–2029

Selasa, 7 April 2026 - 18:24 WIT

Pemda Fakfak Intensifkan Pengawasan, Pastikan Kenaikan Harga Pala Berpihak ke Petani

Berita Terbaru